Anakku, Narendra Sabrang Pranadipa

20.46 1 Comments

Kamis,14 April 2016 yang lalu, pada pukul 9.40 telah lahir bayi laki laki kami dengan selamat melalui Operasi SC(Seksio Sesarea) dengan berat 3,470 kg dan panjang 48 cm di rumah sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Suara tangisnya terdengar merdu di sela sela rasa ngantuk yang saya rasakan. Walaupun saya hanya melihat sekilas ketika Dokter menyerahkan bayi kami pada bidan yang akan mengobservasi bayi dan tidak bisa melakukan IMD (Inisiasi Menyusui Dini) dikarenakan kondisi yang tidak memungkinkan,tetap tidak mengurangi rasa bahagia saya kala itu.



“Nak, Setelah 38 minggu akhirnya kita bertemu juga". Setelah saya berada di ruang perawatan dan bayi udah di imunisasi,bayi saya mulai dipindahkan ke kamar saya. Yeyyyy for the first time liat wajahnya ya ampuunn,Cuma bisa senyum senyum aja. “ Gantengnyaaa kamu, nakkk” , Bibirnya merah, kulitnya putih dan yang jelas gak mirip saya hahhaa. Bener-bener gak ngira sekarang saya resmi menyandang gelar “Ibu” *Pakeselempang,

Anak ini, Sebenarnya sudah kami ketahui jenis kelaminnya sejak ia berusia 6 bulan di kandungan saya,tapi saya selalu percaya bahwa Tuhan lah penentu segalanya. Jadi walaupun JK janin kami adalah laki laki, tetap saja kami menyiapkan nama anak perempuan. Sebelum saya melahirkan kami sudah melewati proses perdebatan tentang nama anak kami ini. Walaupun papanya memang hanya berdebat tentang nama anak laki lakinya, tentang nama anak perempuannya sepertinya menjadi hak mutlak saya hahaha.

Narendra Sabrang Pranadipa, nama itulah yang akhirnya kami pilih menjadi nama anak lak- laki pertama kami. Dari dulu saya ingin menikah dengan orang jawa, khususnya jogya karna kebetulan keluarga besar saya berasal dari Yogyakarta, Alhamdulillah terkabulkan, dan dari dulu pula saya sangat menyukai nama - nama dalam bahasa sanskerta, dan tidak ada perdebatan tentang nama dalam bahasa sanskerta ini *Tosss. Narendra berarti anak laki laki yang memiliki kekuasaan, Sabrang berarti pindah, dan Pranadipa berarti Berani dan Setia. Disini kami berharap anak kami bisa menjadi laki laki yang memiliki kuasa, berani dan setia, yang bisa menerima perubahan dan bisa berpindah ke arah yang lebih baik.


Nak, we love u...

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

1 komentar:

  1. Kyaaaaaa... Mas Brang!!!
    Can't wait to read another story about Mas Brang :-*

    www.monicaagustami.com

    BalasHapus